Integrasi Maggot dan Falsafah Sunda, Abdul Rojak Hidayat Raih Juara 2 Pemuda Pelopor Garut 2026

Berita, Daerah65 Dilihat
banner 468x60

Darurat sampah yang menghantui Kabupaten Garut memunculkan secercah harapan dari inovasi anak muda. Abdul Rojak Hidayat, mahasiswa Teknik Industri Institut Teknologi Garut (ITG),asal kampung Bojongwaru RT 003 RW 05 Desa Padamukti Kecamatan Pasirwangi berhasil meraih Juara 2 Pemuda Pelopor Kabupaten Garut 2026 di bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Pariwisata.  

KomenNews.Id||Garut – Melalui proyek bertajuk Magloop Nusantara, Rojak menghadirkan sistem Closed-Loop yang mengonversi sampah organik menjadi pakan ternak berupa maggot serta pupuk organik kasgot. Inovasi ini diintegrasikan dengan gerakan RAKSA (Rawat, Jaga, Saling Jaga), yang menekankan nilai gotong royong sebagai solusi atas ancaman kelumpuhan TPA Pasir Bajing.

banner 336x280

“Kemenangan ini bukan tujuan akhir, melainkan langkah awal untuk membuktikan bahwa sampah adalah pusat laba, bukan pusat biaya. Harapan saya, masyarakat Garut bisa mulai bertanggung jawab atas sampahnya sendiri,” ujar Rojak usai pengumuman pemenang.

Lebih dari sekadar teknologi, Rojak menekankan pentingnya kembali pada falsafah Sunda: Silih Asah, Silih Asuh, Silih Asih. Melalui gerakan RAKSA, ia mengajak masyarakat menjadikan pengelolaan sampah sebagai medium pemersatu antarwarga.

Dengan semboyan “Limbah Jadi Berkah, Wujudkan Garut Hebat Tanpa Sampah”, Rojak berkomitmen menduplikasi model ekonomi sirkular ini ke berbagai wilayah di Garut. Tujuannya bukan hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga memastikan kelestarian ekologi daerah.

Penulis : Asep Hadin

Editor    :Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *