“Harmony of Spices” Sukses Pukau Pengukur TMII, Sensasi Kuliner Rempah Hingga Drama Pattimura Guncang Anjungan Maluku

banner 468x60

Minggu (28/06/2026), aroma khas pala, ketukan ritmis alat musik tahuri, dan riuh rendah keceriaan anak-anak memenuhi Anjungan Maluku di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Pemerintah Provinsi Maluku melalui Badan Penghubung sukses menggelar festival budaya dan pariwisata bertajuk “Harmony of Spices: Alunan Nada, Gerak dan Rasa dari Bumi Maluku”. Event berskala besar ini dirancang khusus sebagai etalase promosi kekayaan pariwisata, budaya, serta potensi ekonomi kreatif daerah berjuluk Provinsi Seribu Pulau tersebut.

banner 336x280

 

KomenNews.id // Jakarta – Acara yang berlangsung meriah ini mengawinkan esensi sejarah masa lalu dengan semangat modernitas, sekaligus bertepatan dengan euforia global menjelang Piala Dunia 2026.

 

Alunan Musik Kreatif dan Drama Kolosal Sarat Edukasi

 

Festival dibuka dengan getaran magis tiupan kerang (tahuri) yang bersahutan dengan petikan ratusan ukulele. Anak-anak dari Sanggar Tahuri tampil memukau membawakan rangkaian lagu daerah dan nasional. Di balik penampilan yang penuh energi tersebut, tersimpan kisah humanis yang menyentuh hati para pengunjung.

 

 

Catatan Penting: Sebagian besar anak-anak berprestasi dari Sanggar Tahuri yang tampil memukau dalam acara ini merupakan anak-anak yatim piatu yang dibina untuk melestarikan seni budaya Maluku.

 

Tidak hanya bermusik, anak-anak Sanggar Tahuri juga menyuguhkan drama kolosal yang menguras emosi. Mereka menceritakan kembali kisah kepahlawanan Kapitan Pattimura dalam merebut kemerdekaan. Penampilan ini berhasil menghidupkan kembali roh perjuangan masyarakat Maluku di hadapan ratusan pasang mata pengunjung yang memadati area anjungan.

 

Olahraga Bersama dan Uniknya “Demam” Piala Dunia 2026

 

Suasana pagi hari dimulai dengan kegiatan jalan santai yang unik. Mengingat tahun 2026 merupakan tahun penyelenggaraan Piala Dunia, panitia mengemas jalan santai ini dengan mewajibkan peserta mengenakan kaos bola dari berbagai timnas favorit mereka.

 

 

Maluku, yang selama ini dikenal memiliki basis suporter sepak bola dunia yang sangat fanatik dan militan, berhasil membawa atmosfer pesta bola tersebut ke area TMII. Jalan santai ini dilepas langsung oleh para pejabat daerah dan diikuti oleh masyarakat umum serta komunitas diaspora Maluku di Jakarta.

 

Kuliner Otentik: Papeda dan Jus Pala Gratis untuk Pengunjung

 

Selain memanjakan mata dan telinga, Harmony of Spices juga memanjakan lidah para pengunjung lewat kehadiran stan UMKM dan kuliner khas. Panitia membagikan Jus Pala segar dan Papeda Ikan Kuah Kuning secara gratis kepada para pengunjung.

 

Langkah ini diambil sebagai strategi jitu mengenalkan gastronomi Maluku yang kaya akan rempah-rempah asli bumi raja-raja. Kemeriahan semakin lengkap dengan diadakannya permainan tradisional Bingo atau yang lebih akrab disebut Game King oleh masyarakat Maluku, sebuah permainan rakyat yang sarat akan kebersamaan.

 

Dukungan Penuh Dekranasda dan Pemerintah Daerah

 

Acara ini turut mendapat perhatian khusus dengan hadirnya jajaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Maluku guna meninjau langsung produk-produk UMKM unggulan yang dipamerkan.

 

Berikut adalah poin-poin penting dan pernyataan resmi dari para narasumber utama terkait pelaksanaan event Harmony of Spices:

 

 

Irma Betaubun – Wakil Ketua Dekranasda Maluku : 

 

“Kami dari Dekranasda terus berkomitmen mendorong UMKM Maluku agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar nasional maupun internasional. Melalui tema Harmony of Spices ini, kita tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga rasa, kerajinan, dan identitas budaya. Keterlibatan anak-anak Sanggar Tahuri yang sebagian besar yatim piatu ini adalah bukti bahwa seni dan ruang kreatif milik semua anak bangsa.”

 

 

 

Saipul Patta – Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku di Jakarta:

 

“Anjungan Maluku TMII adalah gerbang utama informasi pariwisata kita di ibu kota. Event ini merupakan strategi agresif kami untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Kami sengaja memadukan jalan santai bertema jersey Piala Dunia 2026 dengan permainan tradisional Game King agar ada perpaduan tren global dan lokal yang menarik minat generasi muda. Juga kami apresiasi dan berterima kasih kepada pengelola TMII yang selalu konsisten menggelar acara bertemakan promosi pariwisata daerah yang melibatkan anjungan-anjungan termasuk anjungan Maluku,”.

 

 

 

 

Stella Tanasale – Kepala Sub Bidang  Promosi dan Informasi juga Kepala Anjungan Maluku TMII 

 

“Kami sangat bangga Anjungan Maluku bisa menjadi tuan rumah bagi acara yang luar biasa ini. Kuliner gratis seperti papeda kuah kuning dan jus pala terbukti menjadi daya tarik yang sangat kuat bagi pengunjung TMII hari ini. Kami berharap aktivasi budaya seperti ini bisa dilaksanakan secara berkala untuk menjaga eksistensi pariwisata Maluku.”

 

Melalui kesuksesan gelaran Harmony of Spices, Provinsi Maluku kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi pariwisata berbasis budaya dan sejarah yang wajib diperhitungkan di Indonesia. Kemeriahan acara ini diharapkan mampu memberikan dampak domino yang positif bagi peningkatan kunjungan wisatawan serta kebangkitan ekonomi kreatif Maluku di tingkat nasional.

 

 

Sekedar informasi, kemasan acara juga diisi dengan pembagian hadiah kepada pemenang game king serta pembagian oleh-oleh khas Maluku bagi para pengunjung yang berhasil menjawab pertanyaan seputar sejarah Pattimura sesaat sebelum

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *