Jakarta Timur – Semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan penilaian Lomba Ketahanan Pangan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lahan Ketahanan Pangan Kelompok Tani Baliku Lestari, Kampung Bali RT 001 RW 05, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Lomba Ketahanan Pangan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tersebut menghadirkan Tim Penilai dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur untuk melakukan peninjauan serta penilaian terhadap pengelolaan lahan ketahanan pangan yang selama ini dikembangkan oleh masyarakat bersama jajaran Polsek Cakung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, Kapolsek Cakung AKP Andre Try Putra, S.H., M.H., beserta personel Polsek Cakung, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ujung Menteng, pengurus Kelompok Tani Baliku Lestari, dan masyarakat setempat.
Pada kesempatan itu, tim penilai meninjau langsung lahan seluas kurang lebih satu hektare yang dimanfaatkan secara produktif untuk berbagai sektor ketahanan pangan. Di area tersebut tumbuh beragam tanaman pangan seperti padi, jagung, bayam, dan kangkung. Selain itu, masyarakat juga mengembangkan budidaya ikan serta peternakan kambing dan ayam yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Keberadaan lahan ketahanan pangan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui pendampingan dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, lahan yang sebelumnya kurang produktif kini mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekitar.
Kapolsek Cakung, AKP Andre Try Putra, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan penilaian ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir dan berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Lomba Ketahanan Pangan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang bertujuan mendorong tumbuhnya semangat kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan. Kami berharap keberadaan lahan ketahanan pangan ini dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat mampu menghasilkan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan bersama,” ujar AKP Andre Try Putra.
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa ketahanan pangan memiliki keterkaitan erat dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, masyarakat yang produktif, mandiri, dan sejahtera akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Cakung juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta terus memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif. Dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan lingkungan yang aman, sejahtera, dan memiliki ketahanan pangan yang kuat,” pungkasnya.
Semangat kebersamaan yang terbangun antara Polri dan masyarakat dalam pengelolaan lahan ketahanan pangan menjadi cerminan nyata pengabdian Polri yang tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang turut mendorong terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat menuju Indonesia yang lebih maju.




















