Jakarta – Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menggelar webinar nasional bertema “Pola Asuh dan Kesehatan Mental Orang Tua” pada Kamis, 14 Mei 2026, pukul 19.00 WIB melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Bangka Belitung.
Webinar menghadirkan narasumber Agung Sri Rachmawati, seorang praktisi pengembangan sumber daya manusia dan konselor psikologi dengan pengalaman panjang di dunia pendidikan dan pelayanan publik.
Dalam pemaparannya, Agung Sri Rachmawati menekankan pentingnya kesehatan mental orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, pola asuh yang sehat tidak hanya dibangun melalui disiplin, tetapi juga komunikasi yang baik, empati, serta kemampuan orang tua memahami kondisi emosional anak di tengah tantangan era digital.
Adapun profil narasumber diketahui memiliki pengalaman sebagai Founder PT Agung Saka Rajawali, mantan pramugari Garuda Indonesia periode 1990–2018, dosen terbang di sekolah penerbangan sejak 2013, konsultan dan trainer pengembangan SDM, konselor psikologi, hipnoterapis, hingga penulis buku dan produk digital.
Ketua Umum GPIB, Ir. Agung Karang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa GPIB kini menapaki usia empat tahun sejak dideklarasikan pada 1 Oktober 2022. Dalam perjalanan tersebut, GPIB telah melaksanakan lebih dari 160 kegiatan yang berfokus pada penguatan pendidikan dan pembangunan karakter bangsa.
“Empat tahun adalah waktu yang singkat untuk sebuah cita-cita besar, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kolaborasi rumah, sekolah, dan masyarakat. Namun dalam waktu itu, GPIB telah melaksanakan 160 kegiatan nyata,” ujar Agung Karang.
Ia menjelaskan, berbagai kegiatan yang telah dilakukan GPIB meliputi donor darah, trauma healing korban banjir, seminar pendidikan, penyuluhan bahaya narkoba di lebih dari 20 sekolah, hingga kerja sama sertifikasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Perjalanan organisasi tersebut juga mendapat apresiasi pemerintah. Pada awal tahun 2026, GPIB menerima penghargaan sebagai Ormas Terbaik dari Kementerian Dalam Negeri melalui Indeks Kinerja Ormas (IKO) Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Agung Karang menegaskan bahwa tema webinar mengenai pola asuh dan kesehatan mental orang tua sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
“Keluarga merupakan sekolah pertama bagi setiap anak. Dari keluarga, anak belajar tentang cinta, nilai kehidupan, tanggung jawab, hingga cara menghadapi tekanan hidup. Karena itu, pola asuh orang tua sangat memengaruhi perkembangan karakter dan kesehatan mental anak,” katanya.
Menurutnya, tantangan kehidupan modern membuat banyak orang tua mengalami tekanan emosional, stres, bahkan kelelahan mental yang dapat berdampak pada hubungan keluarga dan pola pengasuhan anak.
“Orang tua yang sehat secara mental akan lebih mampu menghadirkan lingkungan keluarga yang aman, nyaman, dan suportif bagi tumbuh kembang anak,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan bahwa di era digital saat ini, orang tua dituntut tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir secara emosional bagi anak-anak mereka.
“Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang kuat. Sebaliknya, jika keluarga rapuh secara emosional dan mental, dampaknya akan terasa pada kehidupan sosial masyarakat secara luas,” tegasnya.
Webinar ini turut dihadiri jajaran pengurus DPP, DPW, dan DPC GPIB, dewan pembina, dewan penasehat, akademisi, pemerhati pendidikan, kepala sekolah, komite sekolah, serta para orang tua dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, GPIB berharap peserta memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya pola asuh positif serta kesehatan mental dalam membangun ketahanan keluarga menuju generasi Indonesia Emas 2045.




















