GPBI Jakarta Timur: HUT KSBSI ke-34 Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Gerakan Buruh

Berita49 Dilihat

Jakarta Timur, 25 April 2026 — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-34 Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) dimaknai sebagai momentum konsolidasi untuk memperkuat gerakan buruh di tengah tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pekerja Buruh Indonesia Raya (GPBI) Jakarta Timur, Bung Karunia Fitriadi, SH., MH., C.Med., menyampaikan bahwa eksistensi KSBSI hingga saat ini menunjukkan peran penting organisasi buruh dalam memperjuangkan hak-hak pekerja secara berkelanjutan.

“Selama 34 tahun, KSBSI telah menjadi bagian dari sejarah perjuangan buruh di Indonesia. Ini adalah bukti bahwa organisasi buruh memiliki peran strategis dalam memperjuangkan keadilan bagi pekerja,” ujar Bung Karunia dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).

Ia menambahkan, momentum peringatan ini harus dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat konsolidasi internal serta mempererat solidaritas antarorganisasi buruh.

“Soliditas menjadi kunci utama. Tanpa persatuan yang kuat, perjuangan buruh akan sulit mencapai hasil yang maksimal,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, GPBI Jakarta Timur juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-34 kepada KSBSI, disertai harapan agar organisasi tersebut terus tumbuh dan semakin responsif terhadap perkembangan dunia kerja.

“Selamat ulang tahun ke-34 KSBSI. Semoga semakin kokoh, adaptif, dan terus menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan buruh,” katanya.

Bung Karunia juga menyoroti pentingnya penguatan peran buruh dalam menghadapi era transformasi industri dan perubahan pola kerja yang kian dinamis.

“Ke depan, buruh harus semakin siap menghadapi perubahan. Organisasi harus hadir tidak hanya sebagai pelindung, tetapi juga sebagai penggerak peningkatan kualitas pekerja,” ujarnya.

Ia berharap, semangat HUT KSBSI ini dapat menjadi energi baru bagi seluruh elemen buruh untuk terus bergerak bersama memperjuangkan kesejahteraan yang lebih merata.

“Bersatu, bergerak, dan berjuang bersama demi masa depan buruh Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.