Di Tengah Ancaman Krisis Energi, PHM Justru Cetak Kenaikan Produksi Minyak

Berita, Daerah172 Dilihat

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) sukses menuntaskan Program Handil Rejuvenation di Lapangan Handil, Kalimantan Timur, sebagai bagian dari langkah strategis menjaga keberlanjutan produksi migas nasional di tengah usia lapangan yang telah beroperasi lebih dari setengah abad.

KomenNews.Id||Kutai Kartanegara – Program revitalisasi tersebut difokuskan pada peningkatan keandalan fasilitas produksi dan optimalisasi sistem operasi guna mempertahankan produktivitas Lapangan Handil yang menjadi salah satu aset penting di Wilayah Kerja (WK) Mahakam.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Sunaryanto, mengungkapkan bahwa pasca pelaksanaan program rejuvenation dan pemeliharaan fasilitas produksi di Central Processing Area (CPA), produksi minyak Lapangan Handil berhasil meningkat menjadi 15.020 barel minyak per hari (bopd).

“Produksi meningkat sekitar lima persen dibandingkan sebelum planned shutdown. Hal ini didukung oleh performa sistem proses dan compressor yang lebih optimal setelah pekerjaan perawatan selesai dilaksanakan,” ujar Sunaryanto, dalam keterangan tertulis, Kamis (7/5/2026).

Program Handil Rejuvenation sendiri merupakan bagian dari upaya jangka panjang PHM dalam memperpanjang usia operasional lapangan mature melalui revitalisasi sumur dan fasilitas penunjang produksi. Dalam pelaksanaannya, perusahaan melakukan planned shutdown atau penghentian operasi secara terencana untuk mendukung pekerjaan pemeliharaan, peningkatan, serta modifikasi sistem produksi.

Sunaryanto menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga integritas aset dan keselamatan operasi migas sebagai objek vital nasional.

“PHM terus memperkuat komitmen terhadap keselamatan operasi, keandalan fasilitas, dan keberlanjutan produksi migas guna mendukung ketahanan energi nasional,” tambahnya.

Program rejuvenation Lapangan Handil telah dipersiapkan sejak 2023 melalui koordinasi bersama SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Tahapan pekerjaan meliputi proses engineering, pengadaan material, fabrikasi, instalasi, hingga pelaksanaan tie-in atau penyambungan akhir ke sistem existing yang berlangsung pada 8–19 April 2026.

Selain pekerjaan utama, PHM juga memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan berbagai program peningkatan integritas fasilitas produksi, termasuk perawatan empat compressor dan delapan vessel, inspeksi pipa menggunakan teknologi Intelligent Pigging atau Inline Inspection (ILI), hingga modernisasi sistem keselamatan otomatis atau safety shutdown system.

Dalam proyek tersebut, PHM turut mengganti pipa utama CPA sepanjang 350 meter serta melakukan retrofit pada Distributed Control System (DCS) dan Fire & Gas (F&G) System guna memastikan fasilitas tetap memenuhi standar keselamatan dan keandalan operasi.
General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan dilaksanakan dengan pengawasan HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) secara ketat.

“Pekerjaan full shutdown yang cukup kompleks ini melibatkan hampir 1.000 personel dengan sistem kerja 24 jam, penerbitan 242 izin kerja, pelaksanaan 45 hot work naked flame, serta total lebih dari 241 ribu jam kerja,” jelas Setyo.

Menurutnya, pengendalian risiko menjadi fokus utama selama pekerjaan berlangsung, mulai dari perizinan kerja, pengawasan lapangan, hingga mitigasi terhadap aktivitas berisiko tinggi.

Berkat kolaborasi lintas fungsi dan penerapan standar keselamatan yang disiplin, seluruh pekerjaan berhasil diselesaikan tanpa recordable injury dan bahkan rampung satu hari lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.

PHM merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 8 yang mengelola operasi hulu migas di Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur. Bersama SKK Migas, PHM terus mendorong inovasi dan penerapan teknologi guna menghadirkan operasi migas yang selamat, efisien, andal, serta ramah lingkungan dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui semangat #EnergiKalimantanUntukIndonesia. []