Bupati Garut Tegaskan Peran Strategis Dinas Sosial sebagai Wujud Kehadiran Negara

banner 468x60

 Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan Pengarahan kepada pegawai di Lingkup Dinas Sosial (Dinsos) Garut, yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinsos Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (30/4/2026).

KomenNews.Id|| Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menekankan bahwa kunjungannya bertujuan untuk memperkuat soliditas internal pasca dilantiknya Marlinda Siti Hana sebagai Kepala Dinas Sosial yang baru. Ia menilai sosok Marlinda bukanlah orang baru di lingkungan Dinsos, sehingga adaptasi seharusnya berjalan lebih cepat.

banner 336x280

“Nah pengangkatan ini sebetulnya, mestinya tidak ada sesuatu yang membuat jadi unik ya, kenapa karena ibu kan sudah lama disini. Sudah mengenal lebih lama. Sehingga kemudian barangkali cara kerjanya beda dengan pimpinan yang sebelumnya. Karena setiap orang itu punya cara dan gayanya masing-masing,” ungkapnya.

Syakur menegaskan bahwa Dinas Sosial adalah salah satu instansi paling strategis di Pemerintah Kabupaten Garut. Menurutnya, performa Dinsos menjadi tolok ukur bagi masyarakat dalam merasakan kehadiran negara di tengah kesulitan mereka.

“Jadi kalau Dinas Sosial berfungsi dengan baik maka seluruh masyarakat akan mendapatkan atau merasakan hadirnya negara. Baik itu karena orang yang mendapatkan musibah bencana, karena yang tadi difabel, kemudian juga ada yang karena kemiskinan ekstrem, pemberdayaan sosial. Negara hadir disitu,” lanjutnya.

Menyikapi kondisi geografis Kabupaten Garut yang memiliki intensitas bencana tinggi seperti banjir dan tanah longsor, Bupati Garut meminta seluruh jajaran Dinsos untuk lebih sigap dan cepat tanggap. Ia memposisikan Dinas Sosial sebagai titik sentral dalam penanganan dampak bencana, termasuk dalam urusan rumah roboh dan bantuan sosial darurat lainnya.

Menurutnya, meskipun ada pembagian teknis antar dinas, masyarakat hanya ingin melihat solusi nyata dan cepat dari pemerintah saat terjadi musibah.

“Saya minta tadi yang bencana itu lebih sigap lagi. Apalagi kita itu adalah kabupaten dengan intensitas bencana yang tinggi, banjir lah, longsor lah, hujan, jadi saya mengingatkan kembali bahwa bencana ini harus cepat tanggap,” tambahnya.

Di akhir pengarahannya, Syakur juga menitipkan pesan khusus mengenai penanganan kelompok masyarakat yang kurang beruntung. Ia meminta perhatian lebih terhadap anak yatim piatu serta para penyandang disabilitas, baik yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental.

Penanganan yang manusiawi dan tepat sasaran terhadap mereka merupakan prioritas utama dalam menjalankan amanah pelayanan sosial demi mewujudkan masyarakat Garut yang lebih sejahtera dan terlindungi.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *