Sambut May Day, Presma Unindra Ajak Mahasiswa Suarakan Aspirasi yang Cerdas dan Kondusif

Berita5 Dilihat
banner 468x60

Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI (BEM UNINDRA) mengeluarkan seruan resmi menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026. Presiden Mahasiswa UNINDRA, Helmi Fahri, mengimbau seluruh elemen mahasiswa untuk turun ke jalan dengan membawa gagasan yang kuat namun tetap menjaga ketertiban umum.

​Helmi menegaskan bahwa momentum May Day merupakan panggung strategis bagi mahasiswa untuk berdiri berdampingan dengan kaum buruh dalam menyuarakan isu-isu ketenagakerjaan dan keadilan sosial. Meski demikian, ia mengingatkan agar aksi tersebut tidak tercoreng oleh tindakan-tindakan destruktif.

banner 336x280

​“Mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat. Kami di BEM UNINDRA berkomitmen untuk mengawal hak-hak buruh, namun dengan cara-cara yang elegan, intelektual, dan beradab. Jangan sampai substansi perjuangan kita hilang hanya karena provokasi di lapangan,” ujar Helmi Fahri dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/4/2026).

​Dalam rilis tersebut, Helmi Fahri menekankan bahwa kedewasaan berpolitik adalah kunci utama dalam menjaga marwah gerakan mahasiswa. Ia meminta rekan-rekan mahasiswa untuk tetap kritis namun tetap rasional, sehingga aksi yang dilakukan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas.

​“Demokrasi yang sehat tidak membutuhkan anarkisme. Kami menghimbau kawan-kawan mahasiswa UNINDRA agar tidak mudah terhasut oleh oknum yang ingin menunggangi gerakan untuk kepentingan yang menyesatkan. Kita harus menjadi contoh bahwa aspirasi bisa disampaikan secara tajam tanpa harus menciptakan kegaduhan,” tambahnya.

​BEM UNINDRA menggarisbawahi beberapa poin penting dalam pelaksanaan aksi May Day mendatang, Aksi harus berbasis pada kajian data mengenai kesejahteraan buruh dan kebijakan publik, Mengutamakan keselamatan peserta aksi dan menghormati hak-hak pengguna jalan serta fasilitas publik danMelakukan koordinasi yang baik dengan pihak keamanan guna memastikan aksi berjalan terarah dan aman.

​Menutup pernyataannya, Helmi berharap aksi solidaritas ini mampu mendesak lahirnya regulasi yang lebih memihak pada rakyat kecil. Ia meyakini bahwa kolaborasi antara gerakan mahasiswa dan elemen buruh adalah kekuatan besar dalam mendorong perubahan nasional.

​“Suara kita adalah energi perubahan. Mari sampaikan aspirasi tersebut dengan kepala dingin namun semangat yang tetap membara. Jaga nama baik almamater dan tetaplah berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *