Wali Kota Minta Dukungan Anggaran Kemenkes RI Tekan Penyebaran Penyakit Menular di Ambon

banner 468x60

KomenNews.id //Jakarta – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus, Senin (9/03/2026), di Jakarta.

Audiensi selain bahasan RSUD, Wali Kota juga meminta dukungan anggaran dari Kemenkes untuk menekan penyebaran penyakit menular di Kota Ambon.

banner 336x280

Akuinya, ada banyak penyebaran penyakit menular di kota Ambon, salah satunya TBC. Maka itu, Pemerintah Kota Ambon terus berupaya untuk menekan penyebaran tersebut

Penyakit menular ini sangat berbahaya kalau tidak diantisipasi. Karena penyebarannya sangat cepat. Maka itu, kaki tadi usulkan untuk nantinya Kemenkes bisa memfasilitasi Pemerintah kota Ambon melakukan upaya pencegahan lewat skrining terhadap penderita, keluarga dan seterusnya,” sebut Walikota.

Bebernya, semua usulan mendapat respon positif dari Wamenkes. Salah satunya kucuran anggaran untuk penanganan penyakit menular pada pertengahan tahun ini.

“Tadi Pak Wamen sudah sampaikan, dalam pertengahan tahun ini ada anggarann yang dikucurkan untuk membantu upaya penanganan TBC di kota Ambon. Mudah-mudahan ini bisa terwujud demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” tuturnya dengan sumringah.

Kesempatan tersebut, Kadis Kesehatan Kota Ambon, Johan S. Norimarna yang turut mendapingi Walikota bertemu Wamenkes, menyebutkan, setiap tahun kasus TBC di kota Ambon mengalami peningkatan dari 2023-2025.

Sesuai data Dinkes kota Ambon, untuk tahun 2023, kasus TBC diketahui tembus 1935 kasus. Kemudian di tahun 2024 naik di angka 2296 kasus, dan tahun 2025 naik lagi di angka 2244 kasus.

“Dari semua ini, setiap tajun sekitar 20 persen adalah pasien dari luar kota Ambon yang diobati,” bebernya.

Pemerintah Kota Ambon sebutnya, lewat dinas terus berupaya melakukan pencegahan lewat sosialisasi dan berbagai edukasi kepada penderita TBC, bahwa penyakit menukar tersebut bisa diobati.

“Dan jika tidak berobat secara teratur, akan menukarkan juga bagi orang sekitar. Kami berharap, lewat dukungan anggaran yang dijanjikan Wamenkes atas usulan Wali Kota Ambon, pihaknya akan bergerak cepat untuk menekan penyebaran TBC.

Norimarna menambahkan, engan anggaran yang ada serta bantuan x-rah portable, Dinkes kota Ambon akan turun ke desa, kelurahan, dan negeri untuk lakukan pemeriksaan. Baik terhadap pasien itu sendiri maupun kontak serumah dengan pasien.

Selain Norimarna, Wali Kota juga didampingi oleh Plt Sekkot, Robby Sapulette. (ulin)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *