Jakarta Timur – Upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat terus dilakukan Polsek Cakung melalui kegiatan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Pada Minggu (31/5/2026) dini hari, Kapolsek Cakung AKP Andre Try Putra, menghadiri Sholat Subuh Gabungan dan Dzikir Bersama yang diselenggarakan Forum Komunikasi Ulama dan Umara (FK-Ulum) Kecamatan Cakung di Masjid Jami Baiturrahman, RT 08/04, Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur.
Kegiatan yang telah memasuki putaran ke-1237 ini menjadi wadah silaturahmi antara ulama, umara, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta warga Kecamatan Cakung. Selain sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum membangun kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kapolsek Cakung hadir didampingi Kanit Provost Aiptu Puguh Prasetyo dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cakung Barat Aiptu Tri Pujianto. Kegiatan turut dihadiri para pengurus masjid se-Kecamatan Cakung, jamaah dari berbagai wilayah, serta tokoh agama yang dipimpin Ketua Umum FK-Ulum, Prof. Dr. (HC) KH Zaenal Arifin Gufron. Tausiyah disampaikan oleh KH M. Ridho Zaenudin, Lc., M.A., yang mengajak jamaah untuk memperkuat keimanan, persaudaraan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Andre Try Putra menyampaikan bahwa keamanan lingkungan tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan nyaman. Kegiatan seperti Sholat Subuh Gabungan ini menjadi sarana yang sangat baik untuk memperkuat ukhuwah sekaligus membangun komunikasi antara masyarakat dan kepolisian,” ujar AKP Andre Try Putra.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan yang saat ini berkembang, khususnya kejahatan berbasis teknologi atau penipuan online yang semakin marak terjadi. Selain itu, masyarakat diminta menjauhi praktik perjudian dalam bentuk apa pun yang dapat merusak tatanan kehidupan sosial dan ekonomi keluarga.
Lebih lanjut, AKP Andre menekankan pentingnya menghidupkan kembali budaya gotong royong dan kepedulian sosial melalui kegiatan siskamling sebagai langkah pencegahan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
“Kami juga mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas putra-putrinya, terutama pada malam hari. Jangan sampai terlibat tawuran, penyalahgunaan narkoba maupun pergaulan yang dapat merugikan masa depan mereka. Program Gerakan Ibu Memanggil yang digagas Kapolres Metro Jakarta Timur merupakan bentuk kepedulian bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif,” tambahnya.
Kehadiran Kapolsek Cakung di tengah jamaah menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang terus membangun kedekatan, mendengarkan aspirasi warga, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya lingkungan yang damai, religius, dan harmonis.














